Follow detikFinance
Sabtu, 21 Apr 2018 12:52 WIB

Umat Islam Didorong Jadi Motor Penggerak Ekonomi RI

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Ilustrasi Foto: Ari Saputra Ilustrasi Foto: Ari Saputra
Jakarta - Indonesia memiliki potensi ekonomi yang besar dilihat dari sisi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM). Walau demikian masih banyak juga masyarakat yang belum merasakan hidup sejahtera.

Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Soetrisno Bachir mengatakan Indonesia merupakan negara mayoritas muslim yang sejatinya dapat memiliki peran yang besar untuk bisa menggerakkan perekonomian.

"Saat ini 80% di Indonesia adalah umat Islam. Sehingga bisa mempercepat terciptanya peradaban ekonomi maju yang membuat kehidupan masyarakat lebih sejahtera adil, dan makmur," kata Soetrisno di acara Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII), Jakarta, Sabtu (21/4/2018).

Soetrisno menambahkan hal ini tidak terlepas dari Indonesia yang merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Dengan jumlah SDM tersebut diharapkan bisa melahirkan kesadaran umat muslim di Indonesia yang memiliki peran besar dalam pembangunan peradaban Indonesia.

Menurut Soetrisno Bachir, ada lima syarat membangun peradaban ekonomi yang lebih maju. Yang pertama ialah harus memiliki jiwa spiritual tinggi dan kokoh. Kedua, ialah pemberdayaan Entrepreneurship.

"Jadi umat Islam harus didorong ke arah sana, nilai-nilai enterpreunership. Karena, kita menurut data, enterpreunership itu baru satu koma sekian persen. Masih sangat jauh dibanding China yang paling besar bahkan sudah bisa pengaruhi dunia," kata dia.

Selanjutnya yang ketiga, kata Soetrisno, ialah memegang teguh profesionalisme, penguasaan teknologi, dan output looking yang berkualitas atau instropeksi diri.


"Nah umat Islam ini seharusnya sudsh mulai fokus secara perlahan ke sana. Misalnya teknologi, jadi kalau bisa beasiswa itu bisa sampai ke Jerman untuk belajar teknolgi itu misalnya," ujar dia.

Soetrisno mengatakan bila semua syarat tersebut dijalankan, maka terciptanya peradaban ekonomi yang lebih maju di Indonesia akan segera tercapai.

"Hal ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki kapabilitas untuk membangun peradaban ekonomi yang lebih maju namun peran umat islam sangat dibutuhkan dalam terwujudnya peradaban baru ini karena ajaran Islam bukan hanya melakukan kegiatan beribadah. Tetapi, ajaran Islam juga harus diterapkan dalam setiap aspek kehidupan termasuk dalam berekonomi," tuturnya.

(fdl/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed