Follow detikFinance
Selasa, 24 Apr 2018 16:04 WIB

Anies: Inflasi di DKI Lebih Rendah dari Nasional

Indra Komara - detikFinance
Foto: Indra Komara/detikcom Foto: Indra Komara/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan inflasi di Jakarta lebih rendah dibanding inflasi nasional. Pada triwulan I-2018, inflasi Jakarta tercatat 3,23% lebih rendah dibanding nasional, 3,40%.

"Disampaikan bahwa triwulan I 2018 inflasi di Jakarta tercatat 3,23 persen lebih rendah daripada inflasi nasional," kata Anies di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2018).

Anies menjelaskan laju inflasi di Jakarta dipicu dari tarif listrik.


"Ini disebabkan oleh inflasi kelompok administered price dan inti yang cukup terkendali dibandingkan nasional dan kelompok dari administered price ini adalah tarif listrik di Jakarta yang tercatat 4 persen jauh lebih rendah dibandingkan tarif listrik nasional sebesar 11%," jelas Anies.

Anies menyampaikan hal itu dalam rapat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DKI Jakarta. Dalam rapat itu hadir juga Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DKI Trisno Nugroho.

Trisno mengatakan rendahnya laju inflasi di Jakarta dibanding nasional akan terjadi pada triwulan kedua.

"Pertemuan high level pertama untuk inflasi Jakarta triwulan pertama baik. Di triwulan kedua harapannya akan baik bahkan di Lebaran diperkirakan diharapkan tidak seperti tahun lalu tapi akan lebih rendah kenaikan harga beras karena stok di Jakarta cukup memadai supply di bulan Ramadan," jelasnya.

"Kedua ada pesan dari Pak Gubernur inflasi ini kan, sudah paham kalau kita bisa berikan supply yang cukup tentu inflasi bisa dikendalikan. Harapannya sebulan dua bulan ke depan Jakarta sebagai barometer nasional inflasinya akan terkendali," sambung Trisno.


Anies menambahkan akan secara intensif mengadakan rapat dengan TPID untuk menjaga inflasi di Jakarta. Dia berharap stabilnya inflasi di Jakarta bisa berdampak pada kestabilan harga pangan.

"Ini adalah pertemuan pertama tahun ini. Kita akan lakukan pertemuan high level 3 bulan sekali. Kita ingin memastikan bahwa dari pertemuan ini supply kebutuhan pokok di Jakarta terjamin, terutama menjelang bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri. Ini adalah masa-masa yang sering kali kita justru mengalami kenaikan harga," kata Anies. (idn/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed