Follow detikFinance
Rabu, 02 Mei 2018 16:25 WIB

Ada Guru Honorer Cuma Digaji Rp 300 Ribu per Bulan

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Eko Sudjarwo Foto: Eko Sudjarwo
Jakarta - Pemerintah diminta untuk bisa memperhatikan kesejahteraan guru honorer. Sebab, saat ini masih banyak guru honorer yang belum mendapat upah layak, bahkan masih di bawah Upah Minimum Regional (UMR).

Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Heru Purnomo mengatakan ada banyak guru honorer yang hanya mendapatkan penghasilan di bawah Rp 300 ribu. Biasanya guru honorer tersebut mengajar di daerah-daerah pelosok.

"(Contohnya) Kalau di Pandegelang atau di Banten ada guru honor, di sana misalnya cuma Rp 200-300 ribu per bulan ya jauh sekali (dari sejahtera). Di Banten atau Pandegelang itu kan masih banyak guru yang honor seperti itu," katanya kepada detikFinance, Jakarta, Rabu (2/5/2018).


Heru menjelaskan biasanya guru honorer di daerah kecil tersebut mendapatkan gaji kecil karena pihak sekolah tak mampu untuk membayar lebih. Guru honorer di sana dipekerjakan untuk mengganti kekurangan guru PNS.

"Kenapa sekolah menggunakan guru honor? Ketika ada PNS guru, misalnya SD itu pelosok yang jauh, atau di ujung Banten, nah guru PNS tersebut ketika di tempatkan di sana nggak betah, terus hilang-hilang. Karena hilang-hilang, guru di sana kurang, maka kepala sekolah cari guru honor orang yang ada di sekitar sana biar terisi pembelajarannya," kata dia.

"Karena nggak punya duit, sekolah tersebut akhirnya terima guru honor sesuai dengan kemampuan sekolah, misalnya hanya menggaji Rp 300 ribu per bulan. Kalau seperti itu kan artinya, sekolah nggak punya duit, tapi proses belajar mengajar harus tetap berlangsung. Itu banyak yang seperti itu," sambung dia.


Oleh sebab itu, kata Heru, seharusnya pemerintah memberi apresiasi yang lebuh terhadap guru honorer yang belum merasakan sejahtera. Sebab, guru honorer bersedia mengabdi dengan ikhlas untuk kepentingan pendidikan masyarakat.

Pemerintah diminta untuk bisa memberi perhatian yang lebih kepada guru honorer.

"Dengan posisi seperti itu harusnya yang disuarakan, dengan gaji honorer yang gaji minim, pemerintah itu terimakasih. Karena dengan pengabdiannya, dengan semangatnya, dengan hatinya, mereka tetap membantu pemerintah menyediakan pendidikan sampai pelosok. Maka iti guru honor harus diperhatikan, berikan perhatian untuk kesejahteraan mereka," tuturnya. (fdl/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed