Agustus, Stok BBM Baru Bisa Aman

Agustus, Stok BBM Baru Bisa Aman

- detikFinance
Rabu, 13 Jul 2005 13:11 WIB
Jakarta - Stok BBM masih rawan. Pertamina mengaku baru bisa mengamankan stok BBM selama 22 hari pada Agustus mendatang. Padahal semula pengamanan stok BBM selama 22 hari ditargetkan tercapai pada akhir Juli."Terget pertengahan Juli akan mundur sampai Agustus nanti karena pemakaiannya juga naik," kata Kepala Divisi BBM Pertamina Ahmad Faisal dalam dialog tentang Inpres Hemat Energi di Kantor Kadin, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (13/7/2005). Faisal menjelaskan, sampai saat ini stok BBM baru mencapai 18,2 hari, meski sempat naik sampai 19 hari. "Tetapi kemudian turun lagi karena pemakaiannya juga naik," kata Faisal.Akan tetapi, lanjut Faisal, Pertamina akan terus menambah stok BBM tersebut dengan mengupayakan impor BBM, terutama dari Singapura, Timur Tengah dan Korea. "Cuma berapa volumenya saya belum tahu karena harus melihat berapa kebutuhan premium di Jakarta soalnya kebutuhan untuk bulan ini banyak sekali," kata Faisal.Faisal menambahkan, dalam sehari, volume konsumsi BBM nasional mencapai 180 ribu kiloliter dan daerah yang paling banyak mengkonsumsi BBM adalah DKI Jakarta. Tercatat kebutuhan BBM di Jakarta sudah melebihi kuota hingga 32 persen. Ditegaskan, masalah yang menjadi penyebab kelangkaan BBM tidak hanya dari dalam negeri saja, akan tetapi juga ada faktor eksternal yakni kelangkaan BBM di luar negeri. "Premium juga susah didapat di pasar internasional. Sehingga kita kesulitan juga untuk menambah stok BBM yang saat ini baru mencapai 18,2 hari," tegas Faisal. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads