Follow detikFinance
Kamis, 17 Mei 2018 17:12 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 187 Triliun

Hendra Kusuma - detikFinance
Ilustrasi Foto: Rachman Haryanto Ilustrasi Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Kementerian Keuangan menyebutkan realisasi penarikan utang sampai April 2018 sudah mencapai Rp 187,2 triliun atau lebih rendah dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 193,6 triliun.

Penarikan utang yang dilakukan karena jumlah penerimaan negara masih lebih rendah dibandingkan belanja negara. Sampai 30 April 2018, pendapatan negara sebesar Rp 527,8 triliun atau sudah 27,9% dari target Rp 1.894,7 triliun.


Sedangkan realisasi belanja negara sebesar Rp 582,94 triliun atau sudah 26,3% dari target Rp 2.220,6 triliun. Dengan begitu, defisit anggaran tercatat Rp 55,1 triliun atau 0,37%.

"APBN kita dari sisi defisit realisasinya mengalami perbaikan yang sangat konsisten dan ini yang selalu saya sampaikan. Ini konsistensi pemerintah untuk jaga APBN secara hati-hati dan efektif namun mendukung perekonomian. Ini konsisten pemerintah jaga kebijakan utang yang selama ini sering dijadikan sorotan oleh beberapa pihak," kata Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (17/5/2018).


Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga optimistis bahwa defisit anggaran sampai akhir tahun masih berada di kisaran 2,19% atau sesuai target dalam APBN 2018.

"kita juga lihat dari sisi pembiayaan menunjukkan indikasi semakin mengecilnya defisit dan perencanaan pembiayaan yang diharapkan tetap terjaga meskipun kita menghadapi kondisi ekonomi global yang menunjukkan volatilitas lebih tinggi, kami tetap yakin defisit bisa tetap terjaga di kisaran 2%, di UU APBN 2,19%," tutup dia. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed