Follow detikFinance
Jumat, 25 Mei 2018 17:27 WIB

Masih Awal Ramadan, Pedagang Sudah Kehabisan Stok Koko Black Panther

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Foto: Selfie Miftahul Jannah Foto: Selfie Miftahul Jannah
Jakarta - Belakangan baju koko Black Panther mulai populer di awal tahun 2018. Saat ini di Pasar Tanah Abang sudah mulai banyak dijajakan Baju Koko Black Panther. Berbeda dengan dua bulan lalu, kali ini para warga di kawasan Jakarta terutama anak muda banyak yang mengincar baju koko berwarna hitam tersebut.

Salah satu pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A Randi Yufelianda menjelaskan hal tersebut. Ia sudah menstok 24 kodi Baju Koko Black Panther sejak beberapa hari sebelum Bulan Ramadan, namun baru saja memasuki hari ke sembilan Ramadan, Baju Koko Black Panther sudah tinggal tersisa satu baju saja.

"Tinggal satu ini, banyak yang cari soalnya. Stok awal 2 karung tapi kan langsung dipajang. Ternyata banyak yang suka" kata dia kepada detikFinance, Jumat (25/5/2018).


Ternyata Baju Koko Black Panther tidak laku karena hanya viral saja, jika dilihat lebih detil. Jenis kain yang dipakai yaitu jenis kain katun khusus jas yang dingin dan nyaman. Bordiran bajunya juga tampak dibuat padat sehingga membuat kesan bidang di bagian dada.

Tidak hanya itu, dibagian lengan Baju Kkko Black Panther juga dibordir dengan benang silver motif bergelombang sehingga tampak terlihat segar karena desainnya berbeda dengan baju koko lain.

Masih Awal Ramadan, Pedagang Sudah Kehabisan Stok Koko Black PanterFoto: Selfie Miftahul Jannah

Untuk Baju Koko Black Panther dia jual dengan harga Rp 260.000. Khusus bagi yang ingin membeli perkodi ia jual dengan harga Rp 3 juta.


Masih Awal Ramadan, Pedagang Sudah Kehabisan Stok Koko Black PanterFoto: Selfie Miftahul Jannah

Randi menjelaskan, bisnis baju koko ini begitu membuatnya untung. Jelas saja jika dihitung omzet dari penjualan Baju Koko Black Panher, beberapa minggu ini tokonya berhasil mendapat Rp 124 juta dari penjualan baju koko.

"Harganya Rp 260.000, harganya standar. Kita semua lokal nggak ada yang impor, termasuk bordirannya pun lokal, dari Tasik" kata dia. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed