Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 07 Jun 2018 12:28 WIB

Darmin Butuh Anggaran Rp 482 Miliar Tahun Depan

Hendra Kusuma - detikFinance
Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution/Foto: Maikel Jefriando Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution/Foto: Maikel Jefriando
Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, mengajukan anggaran sebesar Rp 482,68 miliar tahun depan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dari pagu anggaran Kementerian Koordinator Perekonomian (Kemenko Perekonomian) 2019.

"Pagu anggaran kantor perekonomian adalah Rp 414,16 miliar, Rp 414 miliar ini untuk program koordinasi kebijakan bidang perekonomian Rp 265,39 miliar, program dukungan manajemen dan tugas teknis lainnya Rp 148,77 miliar," kata Darmin di ruang rapat Banggar DPR, Jakarta, Kamis (7/6/2018).


Kebutuhan anggaran Kemenko Perekonomian meningkat karena ada program online single submission (OSS) atau sistem perizinan online terpadu. Program dengan alokasi anggaran Rp 68,5 miliar itu akan dioperasikan sementara selama 6 bulan tahun depan.

Menurut Darmin kegiatan operasional OSS berjalan sementara karena Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) belum mengubah struktur organisasi dan SDM.


"Maka total anggaran Rp 482,68 miliar, terdiri dari program koordinasi kebijakan bidang perekonomian Rp 318,73 miliar, dan program dukungan manajemen dan tugas teknis lainnya Rp 163,94 miliar," jelas Darmin.

Program-program Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di 2019 adalah mengawal proyek strategis nasional (PSN), merealisasikan program kebijakan satu peta atau one map policy, pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK), strategi keuangan inklusif dan KUR, menjalankan roadmap e-commerce Indonesia, paket kebijakan termasuk kemudahan berusaha atau EoDB, pemerataan ekonomi, dan pemberdayaan ekonomi umat. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com