Follow detikFinance
Minggu, 24 Jun 2018 17:55 WIB

Mengenal CV Laksana yang Bakal Ekspor 1.034 Bus ke Bangladesh

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Foto: Eko Susanto Foto: Eko Susanto
Jakarta - Sebanyak 1.034 unit bus made in Indonesia bakal diekspor ke Bangladesh dengan harga Rp 1,9 miliar/unit.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan, Arlinda mengatakan, bus yang akan diekspor ke Bangladesh dibuat oleh pabrik karoseri CV Laksana.


Siapa sih CV Laksana?

Penelusuran detikFinance dari profil perusahaan, CV Laksana adalah pabrik karoseri bus yang bermarkas di Jalan Raya Ungaran Km 24,9 Ungaran, Semarang, Jawa Tengah.

CV Laksana yang didirikan pada tahun 1967 oleh Yusuf Arman awalnya hanya berupa bengkel mesin otomotif. Saat ini pabrik karoseri tersebut telah dijalankan oleh generasi ketiga Yusuf.

Pada tahun 1977, dibentuk divisi manufaktur body otomotif mengerjakan minivan pertama, Mitsubishi T-120. Tahun 1978, perusahaan memperluas area pabrik dari semula hanya 1.000 meter persegi menjadi 5.000 meter persegi.

Perluasan pabrik kembali dilakukan di 1982 dari 5.000 meter persegi menjadi 15.000 meter persegi, lalu menjadi 40.000 meter persegu pada tahun 1988.

Dari sisi hasil produk yang dihasilkan, perusahaan ini dianggap bisa bersaing dengan perusahaan sejenis dari di negara lain. Buktinya, Pada 2008, CV Laksana meraih sertifikasi ISO-9001


Berikutnya pada 2009 mulai melakukan ekspor perdana untuk produk bus ke Kepulauan Fiji. Sebuah negara kepulauan di selatan Samudra Pasifik.

Di dalam negeri sendiri, bus buatan pabrik karoseri Laksana telah digunakan untuk armada TransJakarta. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed