Follow detikFinance
Rabu, 11 Jul 2018 19:08 WIB

Susi: Tarif Ekspor Ikan ke AS 0% karena RI Basmi Illegal Fishing

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti/Foto: Agung Pambudhy Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku tak khawatir soal dampak evaluasi Generalized System of Preferences (GSP) atau perlakuan khusus untuk barang ekspor ke Amerika Serikat (AS). Alasannya, ekspor ikan asal Indonesia mendapatkan perlakuan khusus dari AS karena kegigihan pemerintah perangi illegal fishing.

Susi menjelaskan sejak 29 Juli 2015 ekspor ikan Indonesia ke Amerika dikenakan tarif bea masuk 0%.


"Kita kan bukan karena GSP. Kita dapat 0% dari tadinya 26% sampai 35% tanggal 29 Juli 2015 karena konsisten kita memerangi illegal fishing kan mereka kasih hadiah kita jadi 0%," katanya di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Susi optimistis AS tidak akan mencabut tarif bea masuk 0% untuk ekspor ikan Indonesia.


"Jadi ya untuk saya ya tidak mungkin, tidak boleh disamakan dengan GSP. Insentif yang kita dapat itu dari kerja kalau Amerika mau, saya pikir tidak mungkin lah," terangnya.

Sekadar informasi, Presiden Donald Trump akan mengevaluasi GSP untuk Indonesia. Bila hal tersebut dicabut maka Indonesia harus membayar US$ 1,8 triliun per tahunnya.

(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed