Utang Capai US$ 134,85 Miliar, Pemerintah Bersikap Masa Bodoh

Utang Capai US$ 134,85 Miliar, Pemerintah Bersikap Masa Bodoh

- detikFinance
Selasa, 02 Agu 2005 13:35 WIB
Jakarta - Utang Indonesia sudah mencapai US$ 134,85 miliar. Namun pemerintah dinilai bersikap masa bodoh dan belum memiliki visi dan komitmen untuk penyelesaian masalah utang.Padahal tanpa visi serta kepedulian dan kemampuan, Indonesia bakal terus dianggap sebelah mata di dunia internasional.Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Perkumpulan Prakarsa Binny Buchory dalam diskusi tentang utang di Hotel Ibis Tamarin, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Selasa (2/8/2005).Dari keseluruhan utang luar negeri Indonesia, sebesar US$ 80,86 miliar merupakan utang pemerintah Indonesia, dan sisanya sekitar US$ 53 miliar merupakan utang swasta nasional.Dari jumlah tersebut, sebesar US$ 41 miliar adalah utang ke Paris Club, dan setiap tahunnya Indonesia harus membayar cicilan US$ 7 miliar hingga tahun 2010. Binny menambahkan, Indonesia mestinya belajar dari Nigeria dalam menyelesaikan masalah utangnya. Nigeria pada Juni 2005 mendapatkan pemotongan utang sebesar 67 persen dari utangnya di Paris Club, atau berarti ada penghapusan utang US$ 15,5 miliar.Nigeria telah bekerja keras dengan program National Economic Empowerment and Development Strategist (NEEDS), yakni program yang fokus pada pengurangan kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja.Program tersebut terdiri dari, pertama, program antikorupsi dan perbaikan keuangan publik. Kedua, restrukturisasi pelayanan pensiun. Ketiga, disiplin fiskal, yakni melalui comodity price based fiscal rule, artinya, pendapatan dari penjualan minyak mentah dimasukkan dalam cadangan pendapatan negara. Program tersebut membuat Nigeria berhasil mendapat pemotongan utang.Menurut Binny, Indonesia harus bekerja keras untuk memiliki kemauan, karena penyelesaian masalah utang merupakan masalah visi serta komitmen. Indonesia juga harus berupaya membuat satu bentuk proposal, seperti NEEDS, agar kreditur dapat memberikan pemotongan atau penghapusan utang Indonesia. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads