Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 06 Agu 2018 21:20 WIB

JICA Mulai Cari Konsultan buat Bangun Kereta Kencang JKT-SBY

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Istimewa/Xinhua.net Ilustrasi/Foto: Istimewa/Xinhua.net
Jakarta - Pembangunan kereta kencang Jakarta-Surabaya akan masuk dalam tahap survei detail desain (preparatory survey). Survei ini akan menentukan besarnya biaya investasi kereta tersebut.

Direktur Jenderal Perkeretapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Zulfikri mengatakan, Kemenhub bersama BPPT melakukan kajian terkait pembangunan kereta kencang ini. Dia juga mengatakan, pihak Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA) juga akan melakukan survei.

"Pihak JICA juga melakukan detil itu, survei untuk bisa dapatkan desain yang lebih rinci lagi," kata dia di Kemenhub Jakarta, Senin (6/8/2018).



Dia mengatakan, JICA akan menggandeng konsultan untuk survei. Untuk mendapatkan konsultan, JICA akan melakukan lelang.

Zulfikri mengatakan, survei yang dilakukan pihak Jepang akan memakan waktu sekitar 7 bulan.

"Perparatory survey sekitar 7 bulan," ujarnya.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Perkeretapian Zulmafendi mengatakan, JICA bakal mendapat konsultan sekitar awal November mendatang.

"Sekarang kan JICA sedang lelang, jadi konsultannya sendiri akan dilelang oleh JICA, nanti awal November baru dapat. Itu dilelangnya di Jepang," ungkapnya.

Lanjutnya, berdasarkan kajian tersebut, baik Indonesia dan Jepang nantinya akan dicari studi mana yang terbaik untuk pembangunan kereta Jakarta-Surabaya.

"Kita masing-masing punya, Jepang punya studi mendalam, kita juga punya," tutupnya.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com