Ekonomi RI Tumbuh 5,27% Jadi Tanda Tanya

Ekonomi RI Tumbuh 5,27% Jadi Tanda Tanya

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 08 Agu 2018 13:09 WIB
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2018 yang mencapai 5,27% (year on year/yoy) dianggap hanya bersifat temporer atau sesaat. Ada sejumlah faktor yang menjadi dasar kenapa pertumbuhan ekonomi ini hanya bersifat sementara.

"Jadi sebenarnya ini momentum temporer yang kemungkinan sulit untuk diulang di triwulan (kuartal) berikutnya," kata Ekonom Indef, Eko Listiyanto dalam diskusi di Kantor Indef, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018).

Yang jadi dasar kenapa pertumbuhan ekonomi hanya bersifat temporer, menurut Eko karena faktor ekspor dan pertumbuhan industri yang melambat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena untuk pertama kali sejak 2014 sektor luar negeri kita ekspor dikurangi impor itu negatif. Ini jadi catatan penting karena ini disertai dengan industri yang untuk pertama kalinya juga tumbuh di bawah 4%, industri manufaktur tumbuhnya hanya 3,97%," jelasnya.


Hal ini pun menimbulkan tanda tanya, apakah capaian ini bisa dipertahankan pada kuartal selanjutnya, bahkan hingga akhir tahun dengan kondisi tersebut. Pasalnya konsumsi rumah tangga yang naik ke angka 5,14% terjadi saat eskpor dan investasi masih melempem.

"Padahal sisi konsumsinya meningkat, dan juga yang terjadi kemudian ada paradoks pertumbuhan sektor perdagangan yang 5,6% tidak sebanding dengan industri yang cuma tumbuh 3,97%," paparnya.

Maka bisa diperkirakan sektor konsumsi dan perdagangan yang meningkat ditopang oleh impor. Pasalnya sektor industri manufaktur tak memperlihatkan pertumbuhan yang baik.

"Jadi konsumsi yang naik, perdagangan yang naik itu meminta dari siapa? Pasti dari impor, bukan dari industri dalam negeri. Itu yang kemudian jadi catatan penting," tambahnya.



Jokowi Ingin Inflasi RI 1-2% Seperti Negara Maju, Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


Ekonomi RI Tumbuh 5,27% Jadi Tanda Tanya
(eds/eds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads