Sulsel Krisis Listrik Hingga 2009

Sulsel Krisis Listrik Hingga 2009

- detikFinance
Jumat, 05 Agu 2005 17:32 WIB
Makassar - Tragis. Krisis listrik yang dialami Sulawesi Selatan (Sulsel) dipastikan akan berlangsung hingga tahun 2009 nanti. Hal itu disebabkan dangkalnya Waduk Bakaru di Kabupaten Pinrang akibat kemarau, ditambah dengan pembangunan PLTA tambahan di Kabupaten Jeneponto yang diperkirakan baru rampung pada 2009 nanti.Hal ini diungkapkan oleh General Manager (GM) PLN Wilayah Sulsel, Arifuddin Nurdin kepada wartawan usai menghadiri rapat bersama Komisi D DPRD Sulsel, di kantor DPRD Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, Makassar.Menurut Arifuddin, krisis listrik yang dialami oleh Sulsel ini disebabkan oleh dangkalnya Waduk Bakaru sebagai PLTA yang merupakan sumber pasokan utama energi listrik di Sulsel. "Pendangkalan terjadi di Bakaru. Debit air yang biasanya 40 meter kubik per detik, Bulan Agustus ini hanya bisa mencapai 22 meter kubik per detik," ujarnya.Akibatnya, menurut Arifuddin, mesin hanya bisa dihidupkan 3 sampai 4 jam, air waduk sudah kering. "Tidak bisa dihindari, pemadaman listrik secara bergilir pun dilakukan," tuturnya.Di Sulsel, PLTA Bakaru memasok energi listrik terbesar dibanding PLTA Sengkang, PLTA Suppa, dan PLTA Tello. PLTA Bakaru memasok listrik sebanyak 30,12 persen.Pemadaman Listrik BergilirSejak dua minggu terakhir, pemadaman bergilir telah dilakukan oleh PLN akibat krisis listrik yang dialami Sulsel. Bukan hanya di Makassar, di sejumlah kabupaten di Sulsel pun mengalami hal yang sama."Dengan pemadaman listrik ini setidaknya bisa mengurangi 40 hingga 60 mega watt per hari dari kebutuhan listrik di Sulsel," ucap Arifuddin. Ini pun dengan catatan, tiap pelanggan mengalami pemadaman minimal 2 jam. Sekadar diketahui, kebutuhan listrik di Sulsel per hari sebesar 400 mega watt.Arifuddin juga mengungkapkan pihaknya berencana mengeruk Waduk Bakaru. "Ini untuk menghindari pemadaman listrik yang terus-menerus," ungkapnya.Selain itu, adanya kemungkinan dibangunnya PLTA di Kabupaten Jeneponto, yang ditargetkan akan rampung pada tahun 2009 setidaknya akan menyelesaikan krisis listtrik di Sulsel. "Mudah-mudahan sudah bisa tertanggulangi pada tahun 2009," harapnya. (nrl/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads