Inflasi Venezuela Bisa 1.000.000% Tahun Ini

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 23 Agu 2018 15:59 WIB
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro/Foto: Reuters
Jakarta - Venezuela mengalami hiperinflasi sejak nilai mata uangnya jatuh tidak karuan. International Monetary Fund (IMF) bahkan memprediksi inflasi di negara yang pernah dipimpin mendiang Hugo Chaves itu bisa mencapai 1.000.000% di akhir tahun ini.

Seperti dikutip dari Fortune, Kamis (23/8/2017), IMF membandingkan parahnya inflasi Venezuela itu dengan inflasi yang pernah terjadi di Jerman pada 1920-an dan Zimbabwe di 1990-an.


Pekan lalu, terjadi lagi inflasi 32.000% di negeri kaya minyak itu. Untuk melawan inflasi ini, pemerintah Venezuela tidak tinggal diam.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro menerbitkan mata uang baru yang disebut 'sovereign bolivar' menggantikan mata uang lama 'strong bolivar'.


Mata uang baru ini memangkas lima angka 0 di belakang mata uang lama. Jadi 1 juta bolivar kini menjadi hanya 10 bolivar.

Mata uang baru ini akan mengacu ke petro, mata uang krypto yang diluncurkan pemerintah Venezuela Februari lalu. Mata uang ini diluncurkan pada Senin 20 Agustus 2018 lalu.

(ang/hns)