Asian Games Usai, Naik LRT Palembang Kini Bayar

Raja Adil Siregar - detikFinance
Selasa, 04 Sep 2018 10:32 WIB
Foto: Fadhly F Rachman
Jakarta - Pelaksanaan Asian Games 2018 baru saja berakhir, kereta light rail transit (LRT) Palembang yang awalnya gratis kini mulai berbayar. Meski begitu antusias penumpang ternyata masih cukup tinggi.

Humas PT KAI Divre II Palembang, Aida mengatakan ketentuan tarif berbayar ini mulai diberlakukan sejak 3 September. Tarif berlaku sesuai ketentuan yang telah ditetapkan, yakni Rp 5 ribu antar stasiun dan Rp 10 ribu tujuan bandara.

"Mulai kemarin sampai seterusnya kami sudah kenakan tarif kepada penumpang umum yang menggunakan LRT. Namun untuk atlet dan ofisial tetap diberi gratis sampai 9 September," kata Aida kepada detikFinance, Selasa (4/9/2018).


Meski sudah diberlakukan tarif normal, Aida menyebut antusias penumpang di beberapa stasiun cukup tinggi. Terlihat dalam satu hari saja ada sekitar 2.700 penumpang yang menggunakan kereta dengan 4 trainset tersebut.

"Antusias cukup tinggi meskipun sudah berbayar. Sejak awal uji operasi sampai Asian Games selesai itu sekitar 292.261 penumpang, kalau khusus kemarin saja ada sekitar 2.700 dan ini cukup tinggi," kata Aida.

"LRT ini alternatif bagi masyarakat yang akan bepergian. Apalagi dengan LRT ini penumpang diberikan kenyamanan dan keamanan, saya berharap transportasi modern ini bisa dimanfaatkan dengan baik," sambungnya.



Sementara PPK LRT Palembang Suranto menyebut, meskipun sempat mengalami mogok 3 kali, dia bersyukur kereta dapat beroperasi lancar selama gelaran Asian Games 2018.

"Selama Asian Games Alhamdulillah LRT berjalan dengan lancar. Sekarang ini para penumpang bisa kembali memanfaatkan LRT, tapi sudah mulai berbayar," katanya.

Selain mulai memberlakukan tarif normal, Suranto mengatakan waktu operasional LRT pun dibatasi, yakni dari pukul 06.00-18.00 WIB. Di mana pembatasan waktu ini untuk memberi waktu bagi kontraktor menyelesaikan pengerjaan.

"Benar, jam operasional kita batasi. Jadi masih ada waktu bagi kontraktor untuk menyelesaikan pekerjaan yang tertunda selama penyelenggaraan Asian Games," kata Suranto.

"Untuk pekerjaan yang belum selesai ini ada pada persinyalan dari Stasiun Bumi Sriwijaya sampai ke bandara, akibatnya headway tidak bisa rapat. Disamping itu ada akses menuju stasiun yang belum selesai, termasuk Depo untuk perawatan kereta," tutup Suranto.


Saksikan juga video 'Naik LRT, JK Tinjau Asian Games di Palembang':

[Gambas:Video 20detik]


Asian Games Usai, Naik LRT Palembang Kini Bayar


(zlf/zlf)