Follow detikFinance
Jumat, 14 Sep 2018 10:52 WIB

Proyeksi Ekonomi RI Tahun Ini Turun, Pengamat: Lebih Realistis

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pemerintah dianggap lebih realistis dalam merealisasikan target pertumbuhan ekonomi tahun 2018. Di mana pemerintah baru-baru ini memprediksi hanya mampu merealisasikan ekonomi di level 5,14-5,21%.

Direktur Eksekutif Core Indonesia Mohamad Faisal mengatakan angka proyeksi tersebut lebih realistis dengan mempertimbangkan risiko global.

"Menurut saya dengan angka itu pemerintah lebih realitis, dengan melihat perkembangan ekonomi global dan domestik hingga saat ini khususnya pergerakan rupiah dan defisit perdagangan dan transaksi berjalan," kata Faisal saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Jumat (14/9/2018).


Laju pertumbuhan ekonomi di enam bulan kedua atau semester II-2018 masih dihadapkan oleh ketidakpastian global, bahkan terdapat tekanan atau downside risk yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi hanya akan di level 5,25%.

Pemerintah juga memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2018 akan berada pada rentang 5,13-5,25%, sedangkan pada kuartal IV berada di level 5,10-5,23%. Sehingga secara keseluruhan di 2018 menjadi 5,14-5,21%.

Meski demikian, Faisal mengungkapkan pemerintah masih memiliki potensi merealisasikan pertumbuhan ekonomi di atas level 5,2%.

"Masih terbuka apabila upaya pemerintah dalam mengelola tekanan eksternal khususnya menjaga nilai tukar, daya beli masyarakat, dan penguatan daya saing industri domestik berjalan," tutup dia.

(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed