Follow detikFinance
Jumat, 14 Sep 2018 19:41 WIB

Sri Mulyani Tak Segan Copot Pegawai yang Ancam Wajib Pajak

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta kepada seluruh pengusaha di Indonesia untuk berani melaporkan petugas pajak yang menyalahgunakan kewenangan.

Hal itu diungkapkan di depan ribuan pengusaha yang tergabung dalam Apindo dan Kadin Indonesia pada saat acara seminar nasional tentang peran serta dunia usaha dalam membangun sistem perpajakan dan moneter yang adil, transparan, dan akuntabel.

Permintaan tersebut dikarenakan hasil program tax amnesty (TA) yang belum mampu membawa dana repatriasi secara maksimal.

"Dunia usaha itu harus resiliance, tahun ini kami dalam posisi agak aneh, tahun lalu bikin TA, we want to use untuk memulai lembar baru based on trust," kata Sri Mulyani di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Sri Mulyani meminta kepada pengusaha untuk melaporkan ketika memang merasa diintimidasi pada saat proses pelaporan pajak maupun bea cukai. Bahkan dirinya tidak segan untuk mencopot pegawai tersebut.

"Kalau mereka diperlakukan semena-mena nggak jelas, tolong sampaikan ke kami, i will respond to that, saya akan langsung copot," jelas dia.


Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengaku senang jika benar ada laporan dari para pengusaha melaporkan penyalahgunaan kewenangan.

"Saya sangat senang kalau anda semua tunjuk jelas di mana lokasinya, siapa yang melakukan akan langsung saya copot," ungkap dia.

Aksi tersebut, lanjut Sri Mulyani, bukan sebagai tindakan gagah-gagahan melainkan komitmen Kementerian Keuangan dalam melakukan reformasi perpajakan nasional.

"Kami akan berusaha untuk me-reform untuk cukai dan pajak, dari internal kita, kami butuh bantuan anda semua, kalau ada kasus yang tidak baik," jelas dia.

(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed