Follow detikFinance
Rabu, 26 Sep 2018 14:05 WIB

Darmin ke BPS: Data Produksi Beras Kok Cuma Sampai 2015?

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meminta Badan Pusat Statistik (BPS) melanjutkan data produksi beras. BPS terakhir merilisnya pada tiga tahun lalu.

"Aku tadi lihat-lihat statistik Indonesia 2018, lihat cabai, bawang terakhir 2017. Jagung, singkong, beras kok 2015? Jadi kelihatannya memang BPS tidak melanjutkan mempublikasi data pangan, bahan makanan setelah 2015," ujar Darmin usai menghadiri Seminar Hari Statistik Nasional 2018 di Kantor Pusat BPS, Jakarta Pusat, Rabu (26/9/2018).

Ia berharap BPS bisa merilis data pangan tersebut secepatnya. BPS ditunjuk karena dianggap sebagai lembaga yang kredibel.


"Ya mudah-mudahan kami harapannya dalam waktu dekat ada yang diperbarui dan diterbitkan. Harus ada yang menerbitkan data yang tidak terlibat langsung dengan persoalan itu. Data itu selalu ada di kementerian, tapi mestinya ke depan ada mekanisme," ujar Darmin.

Kepala BPS Suhariyanto dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa data tersebut akan dirilis sebelum akhir tahun ini.

"Sebelum akhir tahun," kata Suhariyanto.

(ara/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed