Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 03 Okt 2018 14:57 WIB

Hasil Audit BPK Temukan Banyak Barang Hilang di Kemenpora

Danang Sugianto - detikFinance
Gedung BPK/Foto: Ari Saputra Gedung BPK/Foto: Ari Saputra
Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini Wajar dengan Pengecualian (WDP) terhadap laporan keuangan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) 2017. Peringkat opini ini lebih baik dibanding opini disclaimer yang didapat Kemenpora di 2015 dan 2016.

Menurut laporan BPK semester I-2018, daftar akun yang disajikan tidak benar dalam laporan keuangan Kemenpora adalah di aset tetap. Dalam hal itu termasuk aset yang tidak dapat ditelusuri atau belum jelas keberadaannya.


Aset tetap yang yang dimaksud dalam temuan itu termasuk barang-barang Kemenpora yang dikabarkan dibawa oleh Mantan Menpora Roy Suryo. Menurut pemberitaan ada 3.226 barang yang Kemenpora minta dikembalikan dari Roy Suryo.

"BPK memastikan apakah yang dicatat Kemenpora itu barangnya ada atau enggak. Kami cek, karena ini dibeli melalui belanja modal," kata Auditor Utama KN II BPK Blucer Welington Rajagukguk di Gedung BPK, Jakarta, Rabu (10/3/2018).


Menurut Blucer, ada temuan lainnya membuat laporan keuangan Kemenpora belum mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), namun menurut dia temuan itu juga ikut menambah beban dalam pemberian opini.

"Kita bersikukuh ini barangnya pakai duit negara dari belanja modal. Sudah kita cek ini enggak ada, ini harus ada," kata Blucer.


Terlepas benar atau tidaknya Roy Suryo membawa aset negara itu, BPK menegaskan aset tetap itu harus ada di Kemenpora. Menurut Blucer harus ada pihak yang bertanggung jawab atas hilangnya aset itu.

"Sebagai institusi, Kemenpora harus sampaikan. Dia pasti tahu yang harus menyelesaikan itu siapa. (Kalau hilang) anggaran penggantinya bukan dari Kemenpora tapi yang menghilangkan," terang Blucer. (das/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed