Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 04 Okt 2018 16:20 WIB

OJK Masih Hitung Kredit yang Terdampak Gempa dan Tsunami Sulteng

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Pradita Utama Foto: Pradita Utama
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih menghitung penyaluran kredit bank yang terkena dampak gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menerangkan, total penyaluran kredit di wilayah terkena gempa meliputi Donggala, Palu, dan Parigi Moutong sebesar Rp 16,2 triliun. Nilai tersebut setara dengan 0,3% dari penyaluran kredit nasional.

"Total kredit ada beberapa kabupaten Donggala, Palu, Parigi Moutong. Jadi total kredit di daerah itu Rp 16,2 triliun. Itu total kredit," kata dia di Kantor Pusat OJK Jakarta, Kamis (4/10/2018).

Dia mengatakan, OJK saat ini masih mendata kredit mana yang terkena dampak. Nantinya, OJK akan meminta bank memberikan kelonggaran terhadap kredit-kredit tersebut.


"Kalau kena, untuk yang berdampak tidak tagih dulu, atau di-deal ulang tergantung data nasabah," ujarnya.

Menurut Wimboh, sebenarnya dampak kredit itu tidak besar pada ekonomi nasional mengingat porsi kreditnya terhitung kecil. Namun, dia bilang, terpenting saat ini ialah mendorong ekonomi Palu segera bangkit.

"Karena angkanya 0,3% tapi bagaimana sinergi dengan pemerintah cepat membantu masyarakat kena dampak bisa nggak terlalu kena gempa, perlu apa, punya usaha bangkit lagi segera," tutupnya.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed