Follow detikFinance
Jumat, 05 Okt 2018 18:05 WIB

Rini Lepas 5 Kontainer Ikan Ekspor ke Jepang hingga AS

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Menteri BUMN Rini Soemarno-Foto: Achmad Dwi Afriyadi/detikFinance Foto: Menteri BUMN Rini Soemarno-Foto: Achmad Dwi Afriyadi/detikFinance
Makassar - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno melepas ekspor produk perikanan milik Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perindo) dan PT Perikanan Nusantara (Perinus) di Terminal Peti Kemas Pelindo IV, Makassar sore ini. Produk itu dikirim ke Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang.

Pada acara ini, Rini yang mengenakan kemeja warna putih melepas ekspor dengan ditandai penekanan tombol sirine. Setelah itu, Rini melepas produk itu dengan menyegel atau mengunci truk.

Dalam sambutannya, Rini mengatakan, dirinya terus mendorong kedua perusahaan pelat merah untuk ekspor. Sehingga, tidak berkompetisi dengan perusahaan menengah terutama domestik.


"Saya dorong terus, terutama Perindo, harus banting setir peluang-peluang, jangan berkompetisi perusahaan menengah terutama domestik," ujarnya di lokasi acara, Jumat (5/10/2018).

Memang, ekspor produk tidak besar. Namun, ekspor ini penting juga untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

"Memang kalau saya dikatakan Pak Sesmen ini ekspor kecil, jangan bandingin Pertamina, urusannya bukan di situ. Kita inginnya Perindo, Perinus membantu nelayan untuk meningkatkan pendapat yang pasti," ungkapnya.



Lebih lanjut, produk perikanan yang diekspor kali ini sebanyak 5 kontainer dengan nilai sebesar US$ 480,1 ribu. Tiga dari lima kontainer merupakan produk perikanan milik Perindo yang isinya antara lain, ikan kakap merah, ikan tenggiri, cumi-cumi, dan gurita.

Sementara, dua kontainer lainnya merupakan produk perikanan milik Perinus yang berisi gurita.

Sebagai informasi, realisasi ekspor dua BUMN perikanan hingga September 2018 tercatat sebesar 512,1 ton atau senilai US$ 5,54 juta. Nilai itu terdiri dari Perum Perindo 392,3 ton atau senilai US$ 4,75 juta dan Perinus sebesar 119,8 ton atau senilai US$ 791 ribu. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed