Bangun Rumah Sederhana, Perumnas Gandeng Perusahaan Malaysia
Kamis, 18 Agu 2005 20:30 WIB
Jakarta - Perum Perumnas untuk yang pertama kalinya bekerja sama dengan perusahaan properti asal Malaysia Metro Ikram, Sdn, Bhd, akan membangun sekitar 10.000 unit rumah di beberapa daerah di Indonesia. Sebagian besar rumah yang dibangun merupakan rumah sederhana."Pembangunan itu tiap lokasi ditinjau kembali, mereka sudah berkeliling di beberapa lokasi, dimana kira-kira lokasi yang paling siap dibangun, juga dari sisi pasarnya," kata Dirut Perum Perumnas Harry A. Jasa Slawat kepada wartawan usai penandatanganan kesepahaman antara Perumnas dengan Metro Ikram di Kantor Menneg BUMN, Jl Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (18/8/2005).Perumnas akan menyediakan lahan yang diperlukan, sementara Metro Ikram membiayai dan menyediakan teknologi serta infrastruktur yang diperlukan. Perumahan yang akan dibangun diantaranya di Martubu Medan, sebanyak 1.500 ribu unit, kerjasama dengan Bulog kurang lebih 247 unit di Jati Warna Bekasi, 1500 unit di Parung Panjang, Bogor. Di samping itu ada tanah Griyorejo, Surabaya yang akan dibangun rumah sebanyak 4000 unit, Malang 250 unit, serta Rawa Lumbu, Bekasi, sebanyak 50 hektar, untuk 1.500 unit."Selain itu juga sedang disiapkan perumahan untuk karyawan tambang PT Freeport di Irian Jaya, serta karyawan PTPN II di Medan," katanya.Ketika ditanya wartawan mengenai nilai investasi pembangunan rumah ini, Harry belum bisa memastikan. "Kalikan saja harga per unit rumah Rp 42 juta x 10 ribu. Jadi sepuluh ribu itu tahap awal, Jadi bisa lebih," jelasnya.Namun Harry pesimis pembangunan rumah akan dapat diselesaikan pada tahuN ini, mengingat tahun ini sudah memasuki kuartal III. "Kita menyelesaikan begitu banyak masalah infrastruktur dan legal asset. Biar bagaimana pun kita kerjasama dengan negara asing, ada aturan-aturan yang harus kita penuhi," katanya.
(mar/)











































