Follow detikFinance
Selasa, 09 Okt 2018 21:11 WIB

Mengintip Jeroan 'Jendela Indonesia' yang Diresmikan Rini di Bali

Muhammad Idris - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Menteri BUMN, Rini Soemarno, hari ini Selasa (9/10/2018), resmi membuka Indonesia Pavilion yang berada dalam satu kawasan di Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Nusa Dua, Bali. Indonesia Pavilion diharapkan jadi jendela bagi ribuan delegasi IMF-Bank Dunia untuk melihat potensi Indonesia, baik dari sisi investasi, pariwisata dan keindahan alam, hingga pencapaian infrastruktur.

Berdasarkan data Kementerian BUMN, total nilai proyek di salah satu sektor seperti hotel dan pariwisata bisa mencapai US$ 3,6 miliar dengan peluang investasi sebesar US$ 3,1 miliar.


"Melihat dengan sekilas bagaimana Indonesia, melihat bagaimana kekayaan Indonesia, bagaimana cantiknya Indonesia, dan bagaimana melihat bagaimana kreativnya masyarakat Indonesia, dan juga kemampuan BUMN-BUMN dalam membuat produk Indonesia," kata Rini usai berkeliling di Indonesia Pavilion.

Meski tak memasang target untuk BUMN yang terlibat, menurut Rini, Indonesia Pavilion bisa dimanfaatkan perusahaan negara untuk menarik investor dalam pertemuan tersebut.

Mengintip Jeroan 'Jendela Indonesia' yang Diresmikan Rini di Nusa DuaFoto: Rachman Haryanto

Pemerintah sendiri akan menawarkan 79-80 proyek dengan nilai mencapai US$ 42 miliar atau setara dengan Rp 639,6 triliun selama penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-WB. Dari proyek-proyek tersebut, sebesar US$ 13,8 miliar atau Rp 200 triliun akan ditandatangani dalam waktu dekat.

"Kalau investor, pada dasarnya tadi pagi kan ada investor forum, di situ kami katakaan kami menawarkan ada 79 proyek dengan 21 BUMN ada toll road, petrochemical, ada hilirisasi tambang," ungkap Rini.


Tak hanya investasi, Indonesia Pavilion juga untuk mengenalkan potensi pariwisata di Indonesia. Pemerintah Indonesia kini mengembangkan potensi 10 destinasi wisata baru atau yang disebut dengan '10 Bali Baru' mulai dari Danau Toba, Tanjung Kelayang Belitung, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Destinasi wisata lainnya seperti Bromo Tengger Semeru, Kawasan Candi Borobudur, Tanjung Lesung, Labuan Bajo, Taman Nasional Wakatobi, Morotai, serta Kepulauan Seribu DKI Jakarta.

Mengintip Jeroan 'Jendela Indonesia' yang Diresmikan Rini di Nusa DuaFoto: Rachman Haryanto

Selain itu, dalam Indonesia Pavilion yang meiliki luas 2.000 meter persegi ini, ada 150 UMKM dari 64 wilayah di Indonesia, seperti tenun, batik, dan lain sebagainya.

Area Indonesia Pavilion itu diletakkan di area utama pertemuan Nusa Dua. Akan ada beberapa ruangan tematik seperti BUMN Hall, Area Workshop, area pameran, VIP Lounge, dan Stage Pavilion/Coffee Shop. Indonesia Pavilion itu bakal digelar selama 8-14 Oktober 218.


Indonesia Pavilion merupakan kerja sama antara BUMN yang juga melibatkan sejumlah kementerian antara lain Kementerian BUMN, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian ESDM, Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Komunikasi dan Informasi, serta Kementerian Keuangan.

Baca juga informasi Indonesia Pavilion IMF-WB selengkapnya di sini. (ega/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed