Follow detikFinance
Kamis, 18 Okt 2018 12:25 WIB

Sudirman Said Sindir Jokowi Doyan Bongkar-Pasang Menteri

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Marlinda Octavia Erwanti/detikcom Foto: Marlinda Octavia Erwanti/detikcom
Jakarta - Direktur Materi dan Debat, Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Uno, Sudirman Said menyindir bongkar-pasang posisi menteri ekonomi di era Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, bongkar-pasang ini menunjukkan persoalan serius.

"Kita ingin azas teknokrasi dalam pengurusan ekonomi dan menurut periode sekarang, itu masalah teknokrasi sangat serius," kata dia dalam acara Arah Pembangunan Ekonomi Indonesia 2019-2024: Menimbang Ide dan Gagasan Pasangan Capres-Cawapres, di Jakarta, Kamis (18/10/2018).

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini mengatakan, dalam catatannya, selama 4 tahun menteri di bidang ekonomi diduduki 27 orang.

"Saya mencatat 10 posisi kementerian di bidang ekonomi dalam 4 tahun di duduki 27 orang, itu menunjukkan turn over begitu tinggi," ujarnya.


Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas misalnya diduduki 3 orang. Padahal, Kepala Bappenas melakukan perencanaan jangka panjang.

"(Menko)Maritim yang katanya poros maritim diganti 3 kali," ujarnya.

Lalu, dia bilang Menteri Perdagangan berganti sampai 3 kali dan Menteri Keuangan berganti 2 kali.

"Menteri energi lebih seru lagi 4 kali, ada 21 hari diganti menunjukkan azas teknokrasi agak dipinggirkan," ujarnya.

"Jadi saya kira harus mengatakan pemerintah ke depan dan Prabowo sering kali mengatakan, nanti kalau mau mimpin pemerintah dari partai apapun kita cari yang terbaik," ujarnya.





Tonton juga 'Ada AHY hingga Sudirman Said di Tim Pemenangan Prabowo-Sandi':

[Gambas:Video 20detik]

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed