Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 23 Okt 2018 15:30 WIB

Subsidi Dipangkas, Sri Mulyani: Dipindahkan ke Sektor Produktif

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Hendra Kusuma/detikFinance Foto: Hendra Kusuma/detikFinance
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bicara soal pemangkasan anggaran subsidi di era Jokowi-JK. Pemangkasan subsidi tersebut dialihkan ke sektor lain yang lebih produktif.

"Belanja subsidi dipindahkan ke sektor-sektor yang lebih produktif. Belanja subsidi sejak 2015 tetap terjaga, namun perlindungan sosial meningkat dan belanja untuk PKH, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur meningkat," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers 4 Tahun Kerja Pemerintahan Jokowi-JK di Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Selasa (23/10/2018).

Sri Mulyani merinci, anggaran untuk program keluarga harapan (PKH) ditingkatkan dari Rp 4,4 triliun di 2014 untuk 2,8 juta penerima menjadi Rp 17,3 triliun di tahun ini untuk 10 juta penduduk.

"Tahun depan akan meningkat dua kali lipat lagi," tutur Sri Mulyani.


Kemudian untuk program Indonesia pintar (PIP) di tahun 2014 dengan nama Beasiswa Siswa Miskin sebesar Rp 6,6 triliun untuk 11 juta siswa, meningkat menjadi Rp 11,2 triliun untuk 20,5 juta siswa tahun ini.

"Program Indonesia Pintar, 2014 hanya Rp 6,6 triliun untuk 11 juta siswa. 2018 meningkat jadi Rp 11,2 triliun untuk 20,5 juta siswa," kata Sri Mulyani.

Selanjutnya, subsidi pangan yang tahun 2014 dianggarkan sebesar Rp 18,2 triliun di 2017 secara bertahap dialihkan menjadi bantuan pangan non tunai (BPNT) dengan alokasi Rp 20,8 triliun tahun ini untuk 15,6 juta keluarga penerima.

"Subsidi pangan 2014 Rp 18,2 triliun, tahun ini naik jadi Rp 20,8 triliun untuk 15,6 juta penduduk. Subsidi bunga kredit dari tadinya Rp 2,8 triliun sekarang jadi Rp 18 triliun," kata Sri Mulyani.

Selain itu, subsidi energi yang pada tahun 2014 sebesar Rp 341,8 triliun diturunkan menjadi Rp 119,1 triliun di 2015.






Tonton juga '8 Perusahaan Ini Sudah Nikmati Fasilitas Libur Bayar Pajak':

[Gambas:Video 20detik]

(ara/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com