Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 01 Nov 2018 17:06 WIB

Pemerintah Masih Pakai Jurus Lama Tekan Defisit Transaksi Berjalan

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Pradita Utama Foto: Pradita Utama
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku, pemerintah akan tetap menggunakan kebijakan yang sudah ada dalam rangka menurunkan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD).

Sri Mulyani mengatakan, jurus yang digunakan pemerintah masih seperti implementasi biodiesel 20% (B20), penggunaan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dalam setiap pembangkit listrik dan sektor migas nasional, hingga peningkatan PPH Impor terhadap ribuan produk konsumsi.

"Kita terus melakukan koordinasi dengan BI, kita tetap fokus yang sudah dilakukan seperti B20, lalu TKDN, termasuk pengaturan impor kepada HS code yang sudah dilakukan kenaikan PPH impor," jelas dia.



Tidak hanya itu, pemerintah juga akan mendorong sektor pariwisata dan sekotr lainnya di dalam negeri yang bisa menghasilkan devisa.

Hanya saja, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengaku bahwa kebijakan yang diimplementasikan tersebut tidak cepat menurunkan CAD.

"Memang momentum CAD tidak langsung drop, karena pertumbuhan ekonomi kita sedang meningkat, kredit saja sudah di atas 12%," ungkap dia.

(hek/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed