Follow detikFinance
Minggu, 04 Nov 2018 17:53 WIB

Dikirim Pakai Tol Laut, Harga Jagung Bisa Lebih Murah

Saifan Zaking - detikFinance
Foto: Dok. Kementan Foto: Dok. Kementan
FOKUS BERITA Kisruh Impor Jagung
Jakarta - Pemerintah bakal mengimpor jagung sebanyak 100.000 ton. Salah satu alasan langkah ini diambil adalah untuk menekan harga.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian mengatakan, kenaikan harga jagung salah satunya disebabkan oleh permasalahan logistik. Biaya yg mahal menyebabkan kenaikan tidak bisa dihindarkan.

"Ya kan di republik ini kan persoalannya memang logistik yang mahal, tidak hanya pertanian, di semua. Makanya presiden mengutamakan pembangunan infrastruktur termasuk infrastruktur laut, tol laut itu sebetulnya untuk menurunkan biaya distribusi yg cukup mahal" jelas Syukur Iwantoro (4/11).

Untuk memangkas biaya logistik, Syukur Iwantoro menegaskan bahwa hal itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.

"Kan tidak bisa balik seperti ini kan, tol laut kan mengutamakan kawasan timur ke barat, itu yang kita harus selesaikan sehingga karena mahalnya transportasi antar pulau dan sebagainya itu yang menyebabkan disparitas harga sama sentra produksi dengan sentra pasar cukup tinggi" tekannya.

Kordinasi antar kementerian sangat diperlukan untuk memperbaiki sistem logistik antar pulau. Sebab semua harga pangan akan ikut naik sesuai dengan biaya pendistribusiannya.

"Kita koordinasi sama kementerian terkait yang menangani itu" jelas Syukur.

Diharapkan dengan dibangunnya tol laut dapat membawa kemudahan dan mengurangi biaya distribusi yang ada. Sehingga harga pangan akan ikut menurun. (zlf/zlf)
FOKUS BERITA Kisruh Impor Jagung
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed