Tertinggi Dalam 15 Tahun, Inflasi Turki Sentuh 25%

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 05 Nov 2018 17:21 WIB
Ilustrasi/Foto: DW (News)
Jakarta - Data inflasi Turki tercatat 25% periode Oktober 2018. Ini merupakan angka tertinggi selama 15 tahun yang merupakan dampak dari krisis mata uang dan perlambatan ekonomi.

Secara bulanan harga konsumer naik 2,67%. Berdasarkan data Turkish Statictical Institute angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan proyeksi yang dilakukan oleh Reuters 2,0%.

Mengutip CNBC, Senin (5/11/2018), pakaian jadi dan alas kaki memberikan andil terbesar yakni 12,7% terhadap inflasi total. Kemudian harga rumah menyumbang 4,15% terhadap total inflasi.


Selain itu terjadi sedikit pelemahan pada Lira yakni ke posisi 5,44 per dolar AS dari sebelumnya 5,43 per dolar AS.

Lira sudah membaik jika dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Hal ini karena adanya aksi jual dolar AS di Turki.


Bulan lalu, bank sentral Turki mempertahankan suku bunga acuan, ini karena ketegangan dengan Amerika Serikat (AS) sedikit mereda.

Sebelumnya dampak pelemahan Lira masih terasa pada kepercayaan konsumen dan penurunan ekonomi dan pemangkasan target pertumbuhan ekonomi. (kil/ara)