PLN Minta Subsidi Rp 35,4 T

TDL 2006 Tak Naik

PLN Minta Subsidi Rp 35,4 T

- detikFinance
Kamis, 25 Agu 2005 12:09 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) meminta subsidi sebesar Rp 35,4 triliun pada RAPBN 2006. Permintaan sebesar itu dengan asumsi tidak adanya kenaikan tarif dasar listrik (TDL) pada tahun depan."Untuk mengatasi defisit arus kas operasi dan memenuhi kewajiban serta menopang investasi diperlukan subsidi sebesar Rp 35,4 triliun pada RAPBN 2006," kata Direktur Utama PLN Eddie Widiono saat melakukan rapat dengan Komisi VII DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/8/2005).Eddie Widiono menambahkan, untuk APBN Perubahan 2005, PLN juga akan mengajukan tambahan subsidi sebesar Rp 10,5 triliun dari Rp 3,8 triliun menjadi Rp 14,3 triliun. Tambahan subsidi ini diperlukan agar PLN tetap dapat membayar kewajibannya sebesar Rp 8,5 triliun dan menopang investasi sebesar Rp 5 triliun."Tambahan subsidi ini juga agar PLN dapat menjaga saldo akhir kas bank sebesar Rp 1,4 triliun," tukas Eddie. Diakuinya, akibat naiknya harga BBM dan melemahnya nilai tukar rupiah akan menyebabkan terjadinya kenaikan biaya operasi terutama komponen biaya pembelian tenaga listrik dan bahan bakar.Hal itu, kata Eddie, akan mengakibatkan likuiditas PLN pada tahun 2005 mengalami defisit arus kas operasi sebesar Rp 1,7 triliun. "Angka tersebut juga dengan asumsi kemungkinan akan dikenakannya kuota sebesar 8,4 juta kiloliter atas pembelian BBM dari Pertamina," ungkapnya. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads