Follow detikFinance
Selasa, 06 Nov 2018 12:17 WIB

Pengangguran RI Paling Banyak Lulusan SMK, Ini Kata Jokowi

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan akan lebih fokus memperbaiki program vokasi nasional sebagai bentuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Kualitas SDM yang ditingkatkan juga agar lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) bisa langsung kerja sesuai dengan kebutuhan industri.

"Oleh sebab itu, vokasional training, vokasional school masih menjadi sebuah fokus kita, konsentrasi kita untuk perbaiki kualitasnya," kata Jokowi di Depo MRT Jakarta Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (6/11/2018).


Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat per Agustus 2018 angka pengangguran di Indonesia sebesar 5,34% atau setara 7,001 juta orang. Berdasarkan pendidikan, lulusan SMK mendominasi pengangguran di Indonesia.

Menurut Jokowi, angka pengangguran di Indonesia sudah mulai menurun namun angkanya masih di atas 5%. Oleh karena itu, perbaikan program vokasi harus terus dilakukan.

"Sehingga SDM kita siap masuk dunia kerja dan kerjasama kita dengan pemerintah Jerman terus berlanjut. Kemarin misalnya dari Siemens mau bantu kita di bidang vocational training ini," ungkap dia.





Tonton juga 'Kurangi Pengangguran Lewat Sekolah Coding Gratis':

[Gambas:Video 20detik]

(hek/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed