Follow detikFinance
Rabu, 07 Nov 2018 16:17 WIB

Alasan Perusahaan Besar Serap Jagung Lokal: Pemerintah yang Suruh

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Dok. Kementan Foto: Dok. Kementan
FOKUS BERITA Kisruh Impor Jagung
Jakarta - Perusahaan ternak raksasa, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk mengaku menyerap jagung dari petani lokal sesuai dengan permintaan pemerintah.

Senior Vice President Japfa Comfeed Indonesia Budiarto Soebijanto mengatakan, saat ini pihaknya telah bekerja sama dengan asosiasi petani jagung. Kerja sama tersebut dilakukan dengan menyerap serta memberikan bantuan alat pengering.

"Kita beli dari petani jagung kan pemerintah yang nyuruh. Kita sudah kerja sama dengan mengadakan pengering jagung di daerah dan untuk nampung jadi kita membantu. Bahkan hasil produksi kita beli dan laku semua sekarang," kata dia kepada detikFinance, Rabu (7/11/2018).


Di sisi lain, Budiarto mengaku tidak tahu-menahu soal rekomendasi impor gandum yang disebut-sebut pemerintah sebagai campuran pakan ternak untuk perusahaan. Budiarto mengaku untuk saat ini Japfa hanya menggunakan jagung murni sebagai bahan baku pakan ternak.

Itu karena, saat ini komoditas gandum belum masuk masa panen di negara asalnya. Sehingga Japfa tak menggunakannya sebagai bahan baku pakan dan hanya menggunakan jagung murni.

"Belum ada realisasi impor gandum. Kita selama ini pakan ternak pakai jagung, saya juga tidak tahu kenapa ada rekomendasi impor gandum (untuk perusahaan)" sambung dia.

Sementara itu, perusahaan besar lainnya seperti Charoen Popkhand sudah dimintai keterangan oleh detikFinance. Namun hingga berita ini diturunkan, Charoen belum memberi jawaban terkait hal itu.

(fdl/fdl)
FOKUS BERITA Kisruh Impor Jagung
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed