Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 15 Nov 2018 14:17 WIB

Pengakuan BUMN Konstruksi soal Isu Keuangan 'Berdarah-darah'

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Dok. Waskita.co.id Foto: Dok. Waskita.co.id
Jakarta - Pemerintah saat ini tengah giat membangun infrastruktur. Harapannya, pembangunan infrastruktur mendorong perekonomian nasional.

Salah satu infrastruktur yang dibangun ialah jalan tol. Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pun kerja keras untuk mewujudkan keinginan pemerintah tersebut.

Saking giatnya, berhembus kabar jika keuangan perusahaan pelat merah seret alias berdarah-darah. Benarkah demikian?

Direktur Utama PT Waskita Karya Tbk (WSKT) I Gusti Ngurah Putra tak menepis hal tersebut. Namun, itu hanya sementara.

"Betul, itu tidak salah mereka," kata dia di kantornya, Kamis (15/11/2018).



Namun, dia menjelaskan, pembangunan infrastruktur membutuhkan waktu. Pembayaran proyek pun sama, juga perlu waktu.

"Kami memiliki turnkey, kita mengerjakan proyek ini belum dibayar oleh owner," ujarnya.

Putra mengatakan, Waskita sendiri memiliki tagihan sebanyak Rp 35 triliun. Uang-uang ini bakal cair tahun depan.

"Total itu tahun depan cair, kalau nggak cair dituntut, kalau bisa sebagian tahun ini, total Rp 35 triliun. Seandainya itu cair, memang betul kita membangunnya luar biasa, tapi ada jawabannya, jelas jawabannya," ungkapnya.

Jika uang itu cair, dia bilang, aliran modal perseroan bakal berlebih tahun depan. Tapi, dia menuturkan, tetap saja uang itu akan diputar kembali.

"Kita justru tahun 2019 over cashflow, tapi cashflow harus dijadikan makanan," tutupnya.




Tonton juga 'Keuangan Pertamina Seret, Tapi Harga BBM Kok Terus Ditahan?':

[Gambas:Video 20detik]

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed