Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 19 Nov 2018 20:19 WIB

Soal Kelonggaran Usaha, Luhut: Yang Ngomong Pro Asing Asbun!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, kelonggaran daftar negatif investasi (DNI) telah diperhitungkan dengan cermat. Dia menepis, kelonggaran itu dianggap sebagai pro asing tanpa memperhitungkan kegiatan usaha dalam negeri.

Luhut pun menegaskan, pihak-pihak yang mengatakan kebijakan ini pro asing adalah asal bunyi alias asbun.

"Yang ngomong dia aja itu, suruh datang ke saya. Asal ngomong, asbun," kata dia di kantornya, Senin (19/11/2018).


Dia menjelaskan, kebijakan tersebut dibuat dengan cermat. Dia mengatakan, tujuannya ialah mendorong investasi dalam negeri.

"Kita tahulah batas-batasnya, nggak maulah kita bikin itu. Emang dia aja yang nasionalis. Datang kemari ngomong. Kita hitung semua dengan cermat," ujarnya.

Terlebih, kata Luhut, kebijakan dirancang Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Menurut Luhut, Darmin memahami masalah dengan sangat baik.

"Pak Darmin kurang apa? Kalau orang sederhana lebih Pak Darmin, siapa lagi? Kalau lihat dia, masa dia anu-kan. Nggak lah. Beliau pintar kok bidangnya," tutupnya.



Tonton juga 'Luhut Emosi saat Anggaran IMF-World Bank Dikritik':

[Gambas:Video 20detik]

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed