Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 30 Nov 2018 21:11 WIB

Laporan dari Buenos Aires

JK: Kita Dorong Investasi di RI untuk Penuhi Pasar AS

Bagus Prihantoro Nugroho - detikFinance
Foto: Dok. REUTERS/Piroschka Foto: Dok. REUTERS/Piroschka
Buenos Aires - Salah satu agenda KTT G20 adalah membahas perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Namun menurut Wapres RI Jusuf Kalla (JK), ada peluang di tengah konflik dagang kedua negara tersebut.

"Oh, yang kena dampak dua negara itu. Pasti ekspor China ke Amerika menurun. Tapi belum tentu diganti Amerika. Sebenarnya kita juga memiliki juga kesempatan yang baik untuk menggantikan ekspor China. Inilah bagaimana kita mendorong adanya investasi di Indonesia agar dapat memenuhi pasar Amerika. Itu yang positifnya," ujar JK jelang menghadiri KTT G20 di Buenos Aires, Argentina, Kamis waktu setempat (29/11/2018).


Bagi JK, belum tentu lebih banyak hal negatif dari perang dagang tersebut. Meski begitu, bergantung pada kesiapan RI menyediakan komoditas yang dibutuhkan AS.

"Kita mau percepat perundingan dengan Uni Eropa, Australia, efeknya akan ke situ. Untuk mengganti menurunnya permintaan atau perdagangan China dengan Amerika," kata JK.


Idealnya, kata JK, semua negara menginginkan era perdagangan bebas yang adil. Tetapi yang terjadi di Amerika Serikat menurut JK adalah merasa ada yang tidak adil.

"Yang tidak fair itu kalau defisitnya terlalu besar. Seperti Amerika merasa tidak fair, tapi menang ekonomi Amerika tenaga kerja mahal dan lain-lain. Ini bukan soal perang dagang, tapi utang negara-negara di dunia. Cara menyelesaikan defisit perdagangan, lingkungan," ungkap JK. (bpn/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed