Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 06 Des 2018 19:05 WIB

Masihkah Jokowi Canangkan Swasembada Beras, Pak Luhut?

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Muhammad Ridho Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Indonesia hingga saat ini masih memburu impor bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Sebut saja beras dan jagung yang masih harus didatangkan dari luar negeri untuk mengisi kekurangan.

Untuk mengurangi ketergantungan tersebut, pemerintah bisa mendorong program swasembada. Lantas, bagaimana di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)?

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan saat ini pemerintah mendorong ke arah sana. Dengan kata lain berupaya menuju swasembada.



"Ya memang harus kita kejar. Memang di sana sini saya lihat masih ada yang kurang, tapi Pak Amran (Menteri Pertanian) memang mencoba membuat itu (swasembada)," katanya saat berkunjung ke markas detikcom, Jumat (30/11/2018).

Dari yang Luhut ketahui, saat ini cadangan beras Indonesia pun aman hingga tahun depan.

"Cadangan beras ada 2,5 juta ton atau 2,4. Saya pikir sampai tahun depan kita tidak akan ada masalah krisis pangan. Kalau nggak ada krisis pangan semua akan bagus," jelasnya.


Saat ini harga-harga bahan pangan pun dinilai relatif stabil. Hal itu tercermin dari inflasi yang terjaga rendah walaupun masih ada harga yang naik turun.

"Buat kita inflasi kan sekarang rendah di bawah 4%. Kedua harga pangan kan relatif stabil, kecuali beras naik sedikit, kami lihat sejak Juli, sekarang kita buat stabil," tambahnya. (erd/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed