Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 06 Des 2018 19:54 WIB

Mentan Sebar 22 Eskavator Senilai Rp 60 M ke Sumsel

Nabilla Nufianty Putri - detikFinance
Foto: Dok Kementan Foto: Dok Kementan
Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengirimkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) berupa 22 eskavator besar ke Provinsi Sumatera Selatan. Bantuan senilai Rp 60 miliar tersebut digunakan untuk pemanfaatan lahan rawa di Kabupaten Banyuasin, Sumsel.

"Terima kasih pada gubernur, kita akan membangunkan lahan tidur. Hari ini kami kirim 22 eskavator besar dari Jakarta, nilainya kira-kira Rp 60 miliar. Tolong diamankan, dipantau, dikawal penuh, ini program khusus pemerintah," pesan Amran dalam keterangan tertulis, Kamis, (6/12/2018).

Amran mengatakan, tahap pertama optimasi bantuan tersebut akan dilakukan terhadap sekitar 200 ribu hektare lahan. Nantinya lahan tersebut akan ditanami padi varietas baru yang dikatakan cocok untuk tanah rawa.

"Kita mempunyai varietas baru yang cocok untuk daerah rawa. Dengan begitu akan bisa meningkatkan pendapatan petani," katanya.

"Kalau di Sumsel ini optimasi lahan rawa pasang surut seluas 200 hektare jadi (berjalan), akan meningkatkan pendapatan Provinsi Sumsel hingga Rp 12 triliun," imbuh Amran.


Dijelaskan Direktur Jenderal Tanaman Pangan (Dirjen TP) Kementan Sumarjo Gatot Irianto, proyek optimasi lahan rawa pasang surut dalam program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI) ini akan dibiayai pemerintah pusat.

"Di Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin saya sampaikan bantuan cukup diberikan selama 1 tahun pertama, begitu ya Pak Menteri?" ujar Gatot.

Ia melanjutkan, setelah 1 tahun, bantuan akan dikelola secara mandiri melalui mekanisme usaha bersama kelompok petani dan gabungan kelompok petani (Poktan & Gapoktan). Kemudian, di tahun berikutnya akan menjadi korporasi sehingga lebih profesional.

"Pengembangan usaha bersama Poktan/Gapoktan dengan skala 5 ribu hektare ini, adalah cikal bakal menjadi PT sehingga dikelola secara profesional," imbuhnya.

Untuk mencapai hal itu, Gatot mengungkap, pemerintah pusat akan memberikan berbagai fasilitas mulai dari eskavator besar, eskavator kecil, traktor roda empat, RMU atau mesin penggiling padi, pompa air untuk irigasi, benih, pupuk, dan lain-lain.

"Pemerintah daerah tinggal siapkan sedikit saja. Bahan bakar untuk Alsintan dan alat berat, operator, dan narik listrik untuk menghidupkan pompa. Pompanya dari kami. Modalnya sedikit listrik, operator," papar Gatot.


Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyambut baik bantuan tersebut. Ia pun menyampaikan perlunya tenaga ahli yang akan mengawal program tersebut sehingga bisa berjalan dengan baik.

"Hari ini kita mendapatkan berkah luar biasa. Tapi ini menjadi sia-sia kalau tidak ada komitmen. Komitmen menjadi sia-sia kalau tidak ada ahli yang mengawal," ungkap Herman.

Dalam hal kesejahteraan petani, Herman menyebut Pemprov Sumsel telah menginisiasi agar semua daerah dapat membeli beras langsung dari petani.

"Tidak sampai Rp 100 miliar, tapi petani merasa diperhatikan. Menjaga semangat para petani bahwa sejatinya mereka tidak pernah kita abaikan, karena telah sama-sama berjuang melawan kemiskinan," pungkasnya. (prf/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed