Sebenarnya, seperti apa sih kondisi perekonomian Rusia?
"Pertumbuhan ekonomi Rusia diperkirakan dapat mencapai 3% selama periode 2021-2022, kata Menteri Ekonomi Maxim Oreshkin dalam sebuah forum hari Kamis (6/9/2018) yang dikutip dari CNBC, Minggu (8/12/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mata uang Rusia, rubel, diperdagangkan sedikit melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari Kamis (6/8/2018). Pelemahan itu dipengaruhi ancaman diterapkannya sanksi baru AS terhadap Rusia.
Ekonomi Rusia memang tengah berada dalam masa sulit. Pada 2016, Ekonomi Rusia diperkirakan menyusut alias minus 3,7% pada tahun lalu.
Angka tersebut menempatkan ekonomi Rusia jatuh ke dalam resesi, dan menjadikan Rusia sebagai salah satu negara dengan perekonomian terburuk.
Demikian dilansir dari CNN.
Anjloknya harga minyak dunia sejak pertengahan 2014, membuat Rusia terpuruk, ditambah lagi pemberlakuan sanksi Barat membuat Rusia tertekan.
Di sisi lain, mata uang Rusia juga jatuh ke level terendah, disusul inflasi yang tinggi, sehingga memiskinkan jutaan warga Rusia.
Presiden Vladimir Putin dan pemerintahannya dipaksa untuk memangkas anggaran belanja publik, sebagai dampak dari merosotnya harga minyak dunia.
Menteri Rusia untuk Pembangunan Ekonomi Alexey Ulyukayev mengatakan, memang sudah melihat tanda-tanda perekonomian Rusia merosot pada Desember 2015. (dna/dna)











































