googletag.defineSlot('/4905536/detik_desktop/finance/pop_ups', [785, 440], 'div-gpt-ad-1574092191519-0').addService(googletag.pubads());
ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 11 Des 2018 11:09 WIB

Presiden Prancis Naikkan Gaji dan Pangkas Pajak

Saifan Zaking - detikFinance
Presiden Prancis Emmanuel Macron/Foto: Getty Images Presiden Prancis Emmanuel Macron/Foto: Getty Images
Jakarta - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan kenaikan gaji bagi para pekerja kelas bawah dan juga melakukan pengurangan pemotongan pajak bagi pensiunan. Hal itu dilakukan setelah ada demo.

Mereka mendapatkan kenaikan gaji 100 euro per bulan di 2019. Sedangkan para pensiunan yang mengantongi kurang dari 2.000 euro per bulan bisa mendapatkan keringanan pajak.


Macron mengatakan bahwa ia menginginkan rakyat Prancis dapat hidup dengan sejahtera. Namun, saat ini hal itu masih belum maksimal.

"Kami ingin Prancis menjadi tempat di mana orang dapat hidup dengan sejahtera hanya dengan satu pekerjaan dan kita masih belum bisa melakukannya," kata Macron dikutip di CNBC, Selasa (11/12/2018).

"Saya telah meminta pemerintah dan anggota parlemen untuk melakukan apa yang diperlukan (menaikkan kesejahteraan)," tambahnya.


Pemimpin Prancis tersebut banyak mendapatkan protes dari warga, mereka menentang kebijakan yang dibuat Macron. Salah satunya adalah menaikkan harga BBM yang memicu amarah warga Prancis pada dua minggu lalu.


Tonton juga 'Presiden Prancis Pecat Ajudannya yang Pukul Demonstran':

[Gambas:Video 20detik]


(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com