Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 13 Des 2018 20:30 WIB

Soal Utang untuk Infrastruktur, Erick Thohir: Bukan Pemborosan

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Muhammad Ridho Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Pemerintah saat ini sering kali dikritik soal utang yang menumpuk dengan alasan pembangunan infrastruktur. Bahkan Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno menilai pembangunan infrastruktur bisa dilakukan tanpa berutang.

Menanggapi hal itu Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir mengatakan, dalam mengurus ekonomi negara ataupun bisnis, berutang merupakan hal yang biasa. Asalkan utang itu dikelola dengan baik

"Dalam membangun sebuah ekonomi atau bisnis, saya merasa modal dan utang selalu ada. Tapi kan utangnya itu bisa ada di negara dan ada di perusahaannya. Saya rasa tidak apa-apa kalau utang asal benar di-manage dengan baik," ujar di 86 Hub, Jakarta, Kamis (13/12/2018).


Pemerintah sendiri selalu menegaskan bahwa utang yang ada saat ini diprioritaskan untuk membangun infrastruktur. Menurut Erick pemanfaatan utang itu sudah tepat, sebab Indonesia masih tertinggal dalam hal infrastruktur.

"Apa yang dibangun pemerintah saya rasa bukan pemborosan. Karena Indonesia infrastrukturnya jauh tertinggal. Jakarta, MRT baru jadi tahun depan. Konsep MRT sendiri sudah 20 tahun dibuat. Tapi bagaimana Pak Jokowi memutuskan mendorong supaya ekonomi ini cepat selesai," terangnya.


Erick juga percaya bahwa pemerintah berutang tidak asal-asalan. Ada hitung-hitungan yang digunakan agar utang tersebut bisa terkelola dengan baik dan bermanfaat

"Jadi kalau saya tetap tidak bilang salah dan benar tapi semuanya ada itungan," ujarnya. (das/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed