Iin Arifin Takhyan Dipastikan Jadi Dirut Pertamina
Rabu, 07 Sep 2005 13:01 WIB
Jakarta -
Dirjen Migas ESDM Iin Arifin Takhyan dipastikan akan menduduki jabatan Dirut Pertamina menggantikan Widya Purnama. Tim Penilai Akhir (TPA) sudah mencapai putusan akhir untuk memilih Iin Arifin Takhyan.Menurut sumber detikcom di Kementerian BUMN, keputusan TPA tersebut sudah final, dan tinggal diteken Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebelum akhirnya diumumkan ke publik. "Diharapkan sebelum mengikuti kunjungan presiden ke luar negeri, Meneg BUMN sudah mengumumkan pengganti Widya. Sebelum tanggal 11-an September lah," kata sumber tersebut, Rabu (7/9/2005).Posisi Iin paling kuat karena dia memahami aturan dan mengerti posisi Pertamina harus ditempatkan di mana. "Pertamina diharapkan setara dengan kontraktor migas lainnya seperti Exxon dan lain-lain. Dulu kan Pertamina merangkap sebagai regulator," ujar sumber tersebut. Calon Dirut lainnya seperti Preskom Pertamina Martiono Hadianto dinilai kurang tepat momentumnya. Ia mengakui, Martiono memang bagus sebagai Dirut, tetapi yang dibutuhkan Pertamina sekarang adalah yang memahami aturan-aturan. "Martiono baik. Tetapi dia tidak luwes. Dia terlalu straight mengikuti aturan," tambahnya.Sumber lainnya mengatakan, Presiden SBY sudah tanda tangan persetujuan pengangkatan Iin Arifin Takhyan sebagai Dirut Pertamina. "Itu yang saya dengar kemarin. Dari kemarin-kemarin yang paling mungkin adalah pak Iin," ujar sumber tersebut.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































