Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 02 Jan 2019 12:05 WIB

Toko-toko yang Bangkrut di 2018: dari Rockport hingga Nine West

Saifan Zaking - detikFinance
Halaman 1 dari 3
Foto: Dok. Rockport Foto: Dok. Rockport
Jakarta -

Beberapa toko ritel mengalami kepailitan pada tahun 2018. Salah satu toko tersebut adalah perusahaan sepatu asal Amerika Serikat (AS), Rockport.

Pertumbuhan pendapatan yang lambat yang dimulai dari 2017 membuat ritel mengajukan perlindungan kebangkrutan. Beberapa peritel pun juga menutup toko yang membuat para karyawan dan pemilik mal merasa kecewa.

Di bawah ini merupakan daftar peritel yang mengajukan kebangkrutan pada tahun 2018 seperti dikutip dari CNBC, Rabu (2/1/2019).

David's Bridal
Ritel ini bangkrut pada bulan November 2018. Toko retail ini dinyatakan pailit karena beban utang yang besar bahkan meminta pemberi utang untuk menguranginya lebih dari US$ 400 juta.

Sears
Bisnis yang harus tutup di tahun 2018 lainnya adalah Sears. Bisnis berusia 125 tahun ini menyatakan kebangkrutan pada Oktober 2018. Padahal, Sears telah berjuang untuk menghidupkan kembali bisnisnya dengan menjual aset-aset yang dimiliki.


Mattres Firm
Mattres Firm, toko kasur terbesar di AS juga mengalami kepailitan. Dengan perlahan, perusahaan ini menutup sekitar 900 toko dari 3.500 toko di seluruh AS di bulan Oktober sebelum menyatakan kebangkrutan pada November lalu.

National Store
Selanjutnya ada National Store. Toko ritel asal Los Angeles ini mengajukan perlindungan kepailitan di bulan Agustus. Para analis mengatakan bahwa National Store memiliki banyak utang yang akhirnya membuat bisnis secara menyeluruh menurun.

(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed