Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 02 Jan 2019 16:05 WIB

BI Ramal Defisit Transaksi Berjalan 2,5% di 2019

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Sylke Febrina Laucereno Foto: Sylke Febrina Laucereno
Jakarta - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan current account deficit (CAD/defisit transaksi berjalan) di 2019 lebih rendah dibandingkan 2018.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, perkiraan BI, CAD di 2019 di kisaran 2,5% terhadap PDB. Sementara untuk sepanjang 2018, CAD diperkirakan menyentuh angka di atas 3%.

"CAD sebagaimana kami sampaikan, kita perkirakan akan lebih rendah dari tahun 2018. Tahun 2018 secara keseluruhan 3% perkiraan kami, masih sekitar 3%. Tahun 2019 sekitar 2,5% PDB," kata Perry di kantornya, Rabu (2/1/2019).



Di samping CAD yang lebih rendah, BI juga memproyeksikan neraca pembayaran bakal mengalami surplus lebih baik dibandingkan 2018. Neraca pembayaran di 2018 ini juga sudah mengalami surplus.

"Surplus aliran modal asing itu lebih besar sehingga secara keseluruhan neraca pembayaran di triwulan 4 2018 itu mengalami surplus ya, mungkin sekitar US$ 4 miliar," paparnya.


Dengan demikian, neraca pembayaran tersebut akan berkontribusi terhadap cadangan devisa Desember yang lebih besar dibandingkan bulan sebelumnya.

"Tentu saja nanti cadangan devisa yang akan diumumkan seminggu lagi akan mengalami kenaikan dibanding bulan sebelumnya," tambahnya. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed