Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 08 Jan 2019 17:36 WIB

Biaya Logistik SBY-Papua Rp 20 Juta Karena Kurang Infrastruktur?

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Pradita Utama Foto: Pradita Utama
Jakarta - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menyebutkan biaya logistik dari Surabaya menuju Papua mencapai Rp 20 juta. Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan biaya antar ke Jepang sebesar Rp 4 juta.

Menanggapi hal ini, Pengamat Ekonomi Indef, Bhima Yudisthira mengatakan hal tersebut dikarenakan infrastruktur maritim yang belum terpenuhi. Sebab, saat ini jumlah pelabuhan dalam di Papua masih sedikit dibandingkan dengan negara lain.

Selain itu, masalah terkait waktu bongkar muatan atau dwelling time hingga jumlah armada juga ikut memengaruhi.

"Masalah infrastruktur itu kita di pelabuhan dalam. Itu masih sedikit. Lalu juga waktu dwelling time itu kita masih lama dibandingin internasional dan jumlah pemain armada masih sedikit ke Papua akhirnya," kata dia kepada detikFinance, Selasa (8/1/2019).


Ia mengungkapkan, pemerintah harus segera mendorong pembangunan infrastruktur serta memangkas waktu dwelling time di daerah tersebut. Dengan begitu, jumlah pemain armada logistik bisa ikut bertambah dan biaya antar juga ikut berkurang.

"Jadi kalau mau lebih rendah (biaya logistik), dwelling time harus dipangkas, bea cukai lebih efisien, lebih cepat lagi, pembangunan infrastruktur juga seperti pelabuhan" jelas dia.

Sementara itu, ia mengungkapkan saat ini rata-rata biaya logistik di Indonesia sebesar 24% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini termasuk tinggi dari yang seharusnya di angak 15% per PDB.

(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com