Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 10 Jan 2019 11:28 WIB

Terbesar Setelah Soetta, Bandara Kertajati Sepi karena Sulit Akses

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Feni Novida Saragih/dTraveler Foto: Feni Novida Saragih/d'Traveler
Jakarta - Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat (Jabar) menjadi bandara terbesar setelah Soekarno-Hatta. Sayangnya, akses menuju bandara sulit hingga membuatnya jadi sepi. Padahal, bandara ini sudah diresmikan sejak Mei 2018.

Pakar penerbangan Alvin Lie menilai, karena aksesnya yang sulit membuat masyarakat tak berminat menggunakan layanan penerbangan dari Bandara Kertajati.

"Iya jelas dong (bikin masyarakat tidak berminat). Setelah turun dari Kertajati kan kalau nggak dijemput oleh mobil sendiri (pribadi) susah kan, jauh dari mana-mana," kata dia saat dihubungi detikFinance, Kamis (10/1/2019).

Saat ini, kata dia, akses lokasi Bandara Kertajati terbatas, belum langsung terhubung tol seperti Bandara Soekarno-Hatta sehingga harus ditempuh melalui jalan biasa.


Ditambah, belum ada angkutan umum yang melayani dari dan menuju bandara. Padahal itu dibutuhkan bagi masyarakat, khususnya yang tidak memiliki kendaraan pribadi.

"Sudah dilayani angkutan umum belum, ada bus yang ke sana tidak, ada taksi yang ke sana tidak? setelah turun dari pesawat kan harus ada lanjutannya. Infrastruktur pendukungnya gimana kan," sebutnya.

Di sisi lain, pengusaha angkutan umum tentu bakal berpikir dua kali untuk membuka layanan di Bandara Kertajati jika kondisinya masih sepi.

"Ini semua kan jadi ayam dulu atau telur dulu kan. Damri mau ke sana juga nanya, emang penumpangnya berapa? mereka Damri kan juga nggak mau rugi," tambahnya.




Terbesar Setelah Soetta, Bandara Kertajati Sepi karena Sulit Akses
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed