Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 13 Jan 2019 09:28 WIB

Tren Bisnis Merangkai Kata

Fenomena Bisnis Rangkai Kata demi Cinta di Jagat Maya 

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: GettyImages Foto: GettyImages
Jakarta - Awal tahun 2019 ini jagat maya (warganet) dihebohkan oleh fenomena bisnis rangkai kata. Bisnis rangkai kata ini sendiri ramai diperbincangkan sebulan terakhir setelah seorang pengguna media sosial Twitter membuka bisnis jasa merangkai kata.

Adalah Zarry Hendrik, seorang penulis yang juga populer di jagat Twitter, menginisiasi bisnis rangkai kata ini. Pria 31 tahun ini sempat menghebohkan dunia maya karena bisnis unik yang digelutinya ini.

Lelaki yang juga baru saja menerbitkan buku berjudul Titik Lemah, Desember lalu ini memanfaatkan kreativitasnya sebagai penulis untuk mendulang rupiah. Dari usahanya ini saja dia telah berhasil mencetak pemasukan sebesar Rp 40 juta sejauh ini.

Apa sih bisnis jasa rangkai kata itu? Penasaran dengan fenomena ini detikFinance mencoba menghubungi Zarry Hendrik mengenai hal tersebut.


Pria yang juga akrab dipanggil Bang Jep ini menjelaskan bahwa bisnis yang sedang digelutinya ini memberikan jasa pembuatan caption ataupun pesan untuk diunggah di sosial media. Bisnis ini terbilang baru, karena menurut penuturan Zarry dia memulai jasa rangkai kata ini sekitar sebulan yang lalu tepatnya pada Desember 2018.

"Bisnis ini kurang lebihnya adalah jasa rangkai kata, copywriting. Nah yang (membuat) ramai kemarin itu karena saya menjual sesuatu yang sifatnya personal usage (kebutuhan pribadi) yang sebelumnya sepertinya belum ada, kalau komersil kan banyak kaya buat brand atau yang lain," ungkap Zarry saat berbincang dengan detikFinance lewat sambungan telepon, Rabu (9/1/2019).

Zarry mengaku, awalnya dia hanya membuka pesanan untuk membuat caption alias keterangan foto di Instagram. Namun, dia bercerita kini pesanan yang masuk bukan hanya caption melainkan permintaan untuk merangkaikan kata untuk pesan pribadi.

"Nah jasa ini berkembang jadi message (pesan pribadi) yang awalnya cuma caption, jadi bisa dikirim via whatsapp, email, dan lainnya. Justru pas booming awal emang caption, tapi yang banyak ini sekarang malah orderan untuk pesanan pesan pribadi," ungkap Zarry.

Bermodalkan kreativitasnya Zarry berhasil raup pundi-pundi rupiah dari hanya merangkaikan kata untuk orang lain. Saking menjanjikannya, dia mengatakan hingga kini sudah memiliki pemasukan sebesar Rp 40 juta dari jasa merangkai katanya.

"Sebulan ya bisa 40-an lah. 40 juta itu sih pemasukan belum bersih ya saya itung kasar aja," katanya.

Beragam permintaan merangkai kata pernah diterima oleh Zarry. Tidak jarang dia juga menerima permintaan merangkaikan kata untuk pesan cinta.

Zarry sempat bercerita pernah mendapatkan pesanan seorang yang hampir berpisah dengan kekasihnya, menurutnya orang tersebut yakin sekali dengan rangkaian kata buatannya dapat meluluhkan hati pasangannya. "Saya kaya berasa dukun gitu," katanya.

"Padahal yang diorder kan cuma biar bisa menyambung isi kepala yang mungkin sulit keluar saya bantuin merangkai kata-katanya gitu. Bukan mantra atau jampi-jampi," kisah Zarry.

Untuk jasa merangkai katanya ini, Zarry memberikan rentang harga Rp 50 ribu hingga Rp 500 ribu per satu rangkaian kata baik caption maupun pesan pribadi. Zarry juga mengatakan dirinya membuka permintaan merangkai kata untuk kebutuhan komersil, dia mematok harga Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta per pesanan. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
CNN ID
×
World Now
World Now Selengkapnya