Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 16 Jan 2019 19:20 WIB

Bappenas Sebut Masih Ada 9,4 Juta Orang RI yang Miskin Kronis

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Pradita Utama Foto: Pradita Utama
Jakarta - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas mencatat sepanjang pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tingkat masyarakat miskin kronis menurun.

Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan penurunan tersebut terjadi sejak tahun 2017, yakni mulai 3,77% dan dilanjutkan di tahun 2018 sebesar 3,57%.

"Kelompok masyarakat yang miskin kronis terlihat terus menurun. 2015 masih 4,17%, tahun 2017 3,77% jiwa. 2018 ini turun lagi menjadi 3,57%," kata dia dalam ruang rapat komisi XI, DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/1/2019).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan penurunan sebesar 3,57% tersebut setara dengan 9,4 juta penduduk. Artinya, sebanyak 9,4 juta jiwa masih tergolong masyarakat miskin kronis.

"Kalau disetarakan itu adalah 9,4 juta jiwa. Jadi masih ada 9,4 juta jiwa penduduk Indonesia yang masih kategori miskin kronis atau sangat miskin," papar dia.



Sementara itu, pemerintah juga berhasil kembali menekan angka kemiskinan di tahun 2019 pada kisaran 8,5% hingga 9,5%. Padahal, angka kemiskinan di Maret 2018 sudah mencapai 9,82%

Kemudian, tingkat pengangguran terbuka menjadi 4,8-5,2%, rasio gini 0,38-0,39%, dan indeks pembangunan manusia menjadi 71,98.



Bappenas Sebut Masih Ada 9,4 Juta Orang RI yang Miskin Kronis
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com