Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 19 Jan 2019 09:00 WIB

Harga Smartphone Kok Sampai Jutaan Rupiah? Ternyata Ini Alasannya

Robi Setiawan - detikFinance
Foto: Atsushi Tomura/Getty Images Foto: Atsushi Tomura/Getty Images
Jakarta - Sebagai sebuah produk rakitan, smartphone terdiri dari berbagai macam komponen di dalamnya. Komponen-komponen ini lah yang menjadi salah satu faktor utama penentu harga smartphone tersebut di pasaran.

"Jadi yang menentukan (harga) ya komponen-komponennya juga," kata PR Manager OPPO Indonesia Aryo Meidianto kepada detikFinance beberapa waktu lalu.

Menurut Aryo, dari harga komponen pun berbeda-beda. Ada yang memang harganya murah, juga ada yang mahal. Ia menjelaskan untuk produk smartphone komponen yang paling mahal adalah dari mainboard.


"Mainboard. Prosesor kecil persentasenya, RAM juga kecil persentasenya, lensa masih oke, layar agak besar persentase harganya. Mainboard kalau sudah rusak, Find X kalau mainboard rusak bisa ganti Rp 4 jutaan," katanya.

Selain dari komponennya, faktor lain yang mempengaruhi harga smartphone adalah asal produksinya.

"Misalkan dari China kan berarti dikirim ke negara lain pasti ada biaya gudang ditaruh di Hong Kong, itu kan biayanya besar," jelasnya.

Meski begitu menurut Aryo pasar smartphone OPPO di Indonesia lebih menguntungkan konsumen. Pasalnya adanya pabrik perakitan OPPO di Tangerang yang membuat biaya produksinya bisa ditekan.


"Kalau Indonesia bisa karena kan kami punya pabrik sendiri, itu kan sisi keuntungan, dalam artian kami bisa menekan harga itu," katanya.

Bukan hanya dari sisi harga, adanya pabrik ini juga menguntungkan konsumen Indonesia karena bisa lebih cepat mencicipi inovasi OPPO. Ia mencontohkan produk OPPO Find X yang lebih dulu diluncurkan di Indonesia dibanding negara lainnya.

"Yang terjadi itu di Find X, satu bulan dari 19 Juni diumumkan, 19 Juli ada di Indonesia karena pabriknya sudah siap," ungkapnya. (prf/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed