Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 22 Jan 2019 20:30 WIB

Buwas: Ekspor Beras untuk Antisipasi Gudang Penuh

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Sulthan Jeka Kampai Foto: Sulthan Jeka Kampai
Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan rencana ekspor beras untuk mengantisipasi gudang Bulog yang bakal penuh saat panen raya. Rencana ekspor itu disampaikan Budi saat bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman rapat di DPR, Senin (21/1/2019).

Menurut Buwas, bila gudang penuh maka tidak bisa menyerap beras saat masa panen. Solusinya, mesti mengeluarkan beras dengan cara mengekspor.

"Antisipasi panen raya. Jadi bagaimana kita bisa produksi bukan untuk disimpan tapi dijual ke negara lain," kata pria yang akrab disapa Buwas itu di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (22/1/2019).


Buwas menegaskan beras yang diekspor adalah beras yang habis dipanen dan bukan beras yang disimpan di gudang Bulog.

"Jadi yang panen, yang dijual. Yang di kita (gudang) nggak mungkin diekspor," jelas dia.

Sebelumnya, Buwas mengatakan telah melakukan komunikasi dengan tiga negara di ASEAN untuk melakukan ekspor. Sebab, negara tersebut membutuhkan beras dari Indonesia.


"Ada beberapa negara yang bisa kita hubungi dan siap untuk membeli karena (mereka) butuh. Tiga itu dari ASEAN," jelas dia di DPR, Senin (21/1/2019). (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed