Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 23 Jan 2019 19:14 WIB

Bulog Ingin Ekspor Beras, Pengusaha: Utamakan Dulu Dalam Negeri

Saifan Zaking - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna. Foto: Grandyos Zafna.
Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan rencana ekspor beras untuk mengantisipasi gudang Bulog yang bakal penuh saat panen raya. Rencana ekspor itu disampaikan Budi saat bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman rapat di DPR, Senin (21/1/2019).

Merespons rencana itu, pengusaha beras buka suara. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi Beras (Perpadi) Burhanuddin meminta sebaiknya mengutamakan kebutuhan dalam negeri, karena jika pasokan seret maka harga akan naik.


"Ya harus diutamakan dalam negeri dulu, ya kalau nanti harga melambung tinggi karena stok beras kurang ya kan nanti masyarakat yang menjadi susah kalau harga beras naik," ujar Burhanuddin kepada detikFinance, Rabu (23/1/2019).

Ia pun menyarankan pemerintah untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan. Burhanuddin juga menambahkan, ada baiknya pemerintah menjaga kestabilan harga serta stok beras agar tidak terjadinya kelangkaan beras.


"Iya lebih baik jaga kestabilan harga dan kecukupan untuk dikonsumsi jangan sampai kita sulit untuk mendapatkan beras atau kekurangan beras," terang dia.

Burhanuddin menambahkan apabila kebutuhan beras nasional sudah terpenuhi, maka pemerintah bisa menimbang ekspor.


"Kalau diekspor kan pasti berkurang tapi kalau sisanya masih cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri kan gapapa, yang penting dalam negeri cukup," tutupnya. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed