Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 25 Jan 2019 11:51 WIB

Miliuner Ini Sebut Presiden China 'Musuh Dunia yang Paling Berbahaya'

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
George Soros. Foto: Reuters George Soros. Foto: Reuters
Jakarta - Miliuner George Soros menyebut Presiden China XI Jinping sebagai musuh yang paling berbahaya di dunia.

Dalam pidatonya di Davos, Soros mengungkapkan artificial intelligence (AI) alias kecerdasan buatan yang dibuat oleh China berpotensi membahayakan kelangsungan dunia.

Dia menyebut pemerintah China saat ini sedang mengembangkan sebuah sistem credit society yang nantinya bisa digunakan untuk memantau orang-orang di lingkungan tersebut.

Karena itu, dia meminta Amerika Serikat (AS) untuk melawan ancaman-ancaman yang mungkin timbul dari pembangunan sistem itu.

"Tak hanya perang dagang, AS juga harus fokus pada China," kata Soros saat berbicara di World Economic Forum 2019, Davos, dikutip dari CNN, Jumat (25/1/2019).

Dia menyampaikan AS harus lebih waspada terhadap perusahaan teknologi asal China seperti Huawei dan ZTE. Perusahaan ini dianggap mengancam keamanan nasional di AS.


"AS perlu menindak mereka, perusahaan ini akan mendominasi pasar 5G, kekuasaan ini berisiko pada keamanan di seluruh dunia," jelas dia.

Memang, Huawei dan ZTE membuat peralatan telekomunikasi seperti telepon pintar. Namun perusahaan membantah jika produk mereka akan menimbulkan ancaman keamanan.

Soros juga membahas pidatonya tahun lalu di Davos, soal bahaya yang ditimbulkan oleh perusahaan teknologi besar seperti Google dan Facebook yang sangat kuat memonopoli pasar.

(kil/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com